Bagi yang belum paham arti judul di atas, itu maksudnya suara tangisan bayi. Lebih dalam, owek.. owek.. merupakan representasi tangisan bayi yang baru lahir. Mau berjenis kelamin apa, warna kulit apa, yang jelas kalau bayi ini normal, pasti menangis saat pertama kali keluar dari rahim si ibu. Menangisnya si bayi ini kata orang pintar (berpendidikan, berwawasan, bukan paranormal) bertujuan untuk menghirup sebanyak-banyaknya oksigen ke paru-paru (:si bayi, bukan ibunya).

Nah, lewat tulisan pertama ini saia ingin menyapa penduduk dunia melalui WordPress (WP). Weleh terlalu berlebihan kalo target pembacanya adalah dunia. Dibaca temen kantor satu ruangan aja alhamdulillah banged. Dulunya sih saia nulis blog via Friendster (FS), nih. Tapi lama-kelamaan jadi males, karena FS ini identik dengan dunia anak muda (baca: abege). Saia ingin nulis di media yang lebih “serius”, walaupun isinya nanti gak jauh beda dari yang di FS ituh: ngocol, tata bahasa berantakan, topik campuraduk, acakadut lah pokoknya! *hehe*

Namanya juga pemula, jadi mohon maap kalo tampilannya masih sangat-sangat estede (standar gitu lohh). Awal-awal ini fotonya belum ada, kategorinya masih dikit, headernya belum dikastem. Maklum pake komputer pasilitas kantor yang cuma bisa bernapas lega kalo untuk mengetik namun ngos-ngosan kalo buat nge-game atau multimedia lain. *waduh ketauan menyalahgunakan pasilitas negara, doeng!!!*

Tapi tenang saja pembaca yang budiman (hwaha menjilat), saia berjanji tidak akan mengapdet blog ini kecuali kalo lagi senggang (apabila akhiran ng diubah dengan ma akan melenceng jauh maknanya), waktu luang, gak ada kerjaan, tugas selesai, intinya mission accomplished deh. Yakin deh, ya, ya?!

Sebagai “murid baru” saia sadar ilmu per-blog-an saia masih cetek. Maka saia berharap sekali kakak-kakak kelas maupun guru-guru WP bersedia menegur, memberi kritik, menyumbang saran maupun tips demi kelangsungan hidup blog ini. Wah..

Advertisements